
Setelah Kualifikasi Piala Dunia 2026 usai, penentuan grup adalah fase yang paling dinanti para pecinta bola seluruh dunia. Fase ini diramalkan tak kalah seru dengan kualifikasi yang hasilnya ditentukan melalui pertandingan.
Sebelum turnamen, penentuan grup masing-masing peserta dilakukan melalui undian yang akan digelar di Washington DC 5 Desember mendatang. Setelah pembagian grup resmi diumumkan, masyarakat baik para suporter, media, maupun petaruh sepak bola bisa mengetahui siapa melawan siapa di babak penyisihan grup.
Hasil undian penting bagi para petaruh yang ingin menempatkan dana mereka pada prediksi tim mana yang akan saling bertemu di babak 32, 16, perempat, semifinal, dan final sesuai format baru Piala Dunia 2026.
Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipahami para fans dan petaruh bola terkait undian Piala Dunia 2026.
Cara kerja undian Piala Dunia 2026
Undian Piala Dunia 2026 akan dilakukan dalam empat tahap.
Nama tiap tim akan ditulis di kertas, lalu diletakkan dalam bola plastik dan dimasukkan dalam toples bernomor 1-4 sesuai peringkat FIFA tim itu. Lalu masing-masing peserta undian mengambil satu bola dari setiap toples untuk masuk grup yang terdiri dari empat tim.
Kemudian komputer mengalokasikan setiap tim yang diundi ke grup yang sesuai, berdasarkan batasan geografis yang berlaku untuk ajang ini.
Semua tim bukan hanya akan mengetahui siapa lawan mereka di babak penyisihan grup, tetapi juga tahu apakah mereka akan lolos sebagai juara atau runner up grup dan lolos ke babak selanjutnya.
Undian Piala Dunia 2026 akan berlangsung di John F. Kennedy Center di Washington DC, enam bulan sebelum turnamen akbar tersebut dimulai, dipimpin oleh Presiden AS sekaligus ketua John F. Kennedy Center, Donald Trump.
Bagaimana format dan aturan undian Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 2026 akan berbeda dibandingkan dengan edisi-edisi sebelumnya, karena jumlah peserta Piala Dunia edisi kali ini bertambah menjadi 48 tim. Namun, format secara garis besar tetap sama.
Pot dan pembagian
Tim akan terbagi menjadi empat pot berdasarkan peringkat FIFA dari 48 tim. Tiga tuan rumah, AS, Kanada, dan Meksiko, masuk otomatis dalam Pot 1 dan ditempatkan di grup terpisah.
Karena peserta yang lolos dari babak playoff antar konfederasi belum diketahui saat undian berlangsung, mereka akan langsung masuk Pot 4 berdasarkan peringkat FIFA masing-masing.
Tata cara pengundian
Satu tim dari setiap pot akan dipilih acak untuk masuk dalam setiap grup guna menyeimbangkan grup secara kompetitif. Artinya, masing-masing dari 12 grup akan terdiri dari empat tim yang berasal dari tiap pot.
.
Khusus tuan rumah, Meksiko akan masuk Grup A, Kanada masuk Grup B, sedangkan Amerika Serikat masuk Grup D.
Teknisnya adalah seluruh tim akan diundi satu per satu mulai Pot 1 dan seterusnya hingga Pot 4 sesuai urutan. Komputer akan menganalisa masing-masing tim yang telah dipilih acak dan menempatkannya di grup yang tersedia sesuai urutan abjad, serta melewati tim-tim dengan aturan khusus pembatasan geografis.
Pembatasan geografis
Pembatasan geografis dalam undian Piala Dunia bertujuan menciptakan pertemuan antar tim yang unik, sehingga sepak bola menarik sebagai sebuah tontonan. Pembatasan ini juga bertujuan mencegah terulangnya laga kualifikasi yang mempertemukan dua tim dari konfederasi yang sama.
Satu grup terdiri dari tim yang mewakili masing-masing benua, kecuali zona Eropa yang diwakili dua tim. Penyebabnya, zona Eropa mendapat slot 16 tim di Piala Dunia 2026.
Penentuan pot undian Piala Dunia 2026
Penentuan pot sesuai peringkat FIFA akan diketahui seluruhnya jika Kualifikasi Piala Dunia 2026 sudah tuntas. Hingga saat ini, hanya trio tuan rumah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko yang sudah pasti masuk Pot 1. Tim-tim lainnya akan segera menyusul saat undian berlangsung.
Perbedaan teknis undian Piala Dunia dari turnamen lain
Undian Piala Dunia agak mirip dengan turnamen sepak bola dunia pada umumnya yang telah diketahui para penggemar bola.
Teknis undian sama seperti undian Liga Champions versi lama, sebelum UEFA beralih menggunakan Model Swiss dengan sistem liga..
Teknis undian ini juga berbeda dari kompetisi liga domestik di Inggris, di mana masing-masing tim mendapat satu bola dengan nomor undian yang disembunyikan di dalamnya.
Riwayat perubahan undian Piala Dunia
Undian Piala Dunia terus berkembang signifikan dalam puluhan tahun, mulai dari penggunaan sistem penempatan hingga pengundian berbasis komputer yang disiarkan secara langsung.
Saat dimulai tahun 1930, para peserta Piala Dunia berpartisipasi berdasarkan undangan. Mereka dipisahkan dalam kelompok yang diseleksi melalui sistem gugur.
20 tahun berikutnya, Piala Dunia dimulai dengan format babak penyisihan di mana undian dilakukan untuk pertama kalinya. Pada edisi 1982, Piala Dunia menambah jumlah peserta menjadi 24 tim dan menggelar dua babak penyisihan grup sebelum fase gugur. Teknis undian tidak berubah, meski Piala Dunia menambah jumlah peserta menjadi 32 tim pada edisi 1998 hingga 2022.
Bola undian tersangkut di mesin
FIFA selalu mengadakan undian Piala Dunia sebagai bentuk perayaan awal turnamen, tetapi fase undian tidak selalu berjalan lancar.
Peralatan undian pernah tidak berfungsi, sehingga menimbulkan rasa malu bagi penyelenggara dan kecurigaan para fans tentang kemungkinan manipulasi.
Para fans menduga beberapa bola undian telah dipanaskan atau didinginkan sebagai petunjuk bagi individu yang menarik undian. Walaupun kecurigaan ini tidak terbukti, ada satu peristiwa yang membuat kecurigaan para fans beralasan.
Saat undian Piala Dunia 1982 digelar di Spanyol sebagai tuan rumah, FIFA sedang menguji coba sistem pembatasan geografis. Mereka berniat mencegah dua tim Amerika Latin berkumpul di satu grup, sehingga Peru dan Chile dihapus dari Pot 2 sampai diketahui di grup bagi masing-masing Brasil dan Argentina. Sialnya, panitia lupa memisahkan tim-tim tersebut saat mulai mengundi pembagian grup, sehingga proses pengundian harus diulang dari awal.
Mendadak sebuah bola nyangkut di dalam mesin undian, sehingga panitia harus mengoreknya agar terlepas. Proses ini membuat salah satu bola terbuka dan menunjukkan nama salah satu tim.
Petunjuk bagi petaruh
Bila Anda petaruh bola, ada baiknya mencermati statistik sederhana berikut ini sebagai patokan menentukan tim pilihan Anda.
6 dari 22 juara Piala Dunia adalah tim tuan rumah.
16 dari 22 Piala Dunia dimenangi oleh tim yang bertanding di benua mereka.
10 dari 11 Piala Dunia yang diadakan di benua Eropa dimenangi oleh skuad asal Eropa.
4 dari 10 Piala Dunia Eropa dimenangi oleh Italia.
3 dari 10 Piala Dunia Eropa dimenangi oleh Jerman.
Hanya 8 negara yang sudah menjadi juara Piala Dunia.
9 dari 10 edisi Piala Dunia terakhir dimenangi oleh tim dengan nilai 7/1 atau lebih rendah versi para petaruh bola.
7 dari 10 tim runner up Piala Dunia terakhir merupakan tim yang difavoritkan para petaruh.
19 dari 22 tim yang masuk babak final Piala Dunia yang digelar di Eropa merupakan tim-tim asal Eropa.
Jerman menjadi tim nasional dengan penampilan terbanyak di babak final Piala
Dunia, yakni 8 kali.
Brasil menjadi tim kedua yang paling sering lolos ke babak final Piala Dunia dengan 7 kali tanding, diikuti oleh Italia (6 kali) dan Argentina (5 kali).
Dalam 8 dari 19 edisi terakhir Piala Dunia, negara pemenang diperkuat top skorer turnamen tersebut.
Top skorer bertanding di babak final pada 3 dari 6 edisi Piala Dunia terakhir.
12 dari 16 top skorer Piala Dunia bermain di babak semifinal atau merupakan pemain tim tuan rumah.
Tim-tim semifinalis memainkan total 7 laga, apapun hasil di babak semifinal.
Tim yang tidak lolos ke babak semifinal hanya memainkan maksimal 5 laga.
Selain statistik ini, perlu diingat bahwa drama merupakan bagian tak terpisahkan dari Piala Dunia. Sudah terlalu sering kita melihat tim-tim favorit tidak tampil sesuai perkiraan, atau bahkan tim-tim gurem yang membuat kejutan. Bagi para fanatik bola, inilah yang membuat sepak bola unggul sebagai hiburan murah meriah untuk ditonton bersama keluarga dan teman-teman.
Cek dan pantau jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa untuk mengetahui mana tim Eropa berikutnya yang berhak mengikuti undian ini.