Profil Para Peserta Turnamen Playoff Piala Dunia 2026  

Profil Para Peserta Turnamen Playoff Piala Dunia 2026

Turnamen Playoff FIFA Piala Dunia 2026

Babak Playoff Antar Konfederasi Piala Dunia 2026 akan memperebutkan dua slot di turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. 

FIFA telah mengonfirmasi alokasi slot yang digunakan pada playoff antarbenua. Setiap konfederasi mendapatkan satu slot playoff, kecuali UEFA, dengan slot playoff tambahan yang juga diberikan kepada konfederasi dari wakil tuan rumah. Karena Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026, CONCACAF mendapatkan dua tempat di babak playoff, sedangkan AFC, CAF, CONMEBOL, dan OFC masing-masing mendapatkan satu slot.

Babak playoff akan digelar di Amerika Utara dan menjadi ajang persiapan Piala Dunia 2026 format baru. Babak ini akan berlangsung selama 23-31 Maret 2026, sekitar tiga bulan sebelum turnamen final dimulai. Babak playoff akan melibatkan enam tim yang dikelompokkan menjadi dua grup yang masing-masing terdiri dari tiga tim, dengan dua pemenang grup berhak lolos ke Piala Dunia. 

Penentuan tim dan grup dilakukan berdasarkan Peringkat Resmi FIFA. Setiap grup melibatkan dua tim non unggulan akan berhadapan satu sama lain di babak semifinal, dengan pemenang pada pertandingan itu akan lolos ke babak final playoff melawan tim unggulan.

Babak playoff akan bergulir dalam laga gugur satu leg. Jika laga tersebut berakhir seri, pertandingan akan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu sebanyak 30 menit dan setiap tim diizinkan untuk melakukan pergantian pemain maksimal enam kali. Jika skor masih sama, pemenang akan ditentukan melalui adu penalti.

Meksiko merupakan tuan rumah babak playoff antarbenua. Empat pertandingan akan digelar di Stadion Akron, Guadalajara dan Stadion BBVA, Monterrey. Setiap venue masing-masing menggelar dua laga.

Profil para peserta Turnamen Playoff FIFA Piala Dunia 2026 

Irak

Irak baru sekali tampil di Piala Dunia, yaitu pada 1986. Mereka mencetak gol saat bertanding melawan Belgia. Irak merupakan salah satu dari delapan wakil Asia yang berhasil mencetak gelar juara Piala Asia, tepatnya pada 2007 di tengah cuaca buruk dan persiapan terbatas. Lions of Mesopotamia, julukan skuad Irak, berhasil mengalahkan beberapa tim favorit pada turnamen itu, termasuk Australia, Korea Selatan, dan Arab Saudi. Hasil ini membuat mereka lolos ke Piala Konfederasi 2009, di mana mereka mencetak dua poin di babak penyisihan grup. Mereka juga finis keempat di Piala Asia 2015.

Irak mencapai peringkat FIFA tertinggi pada Oktober 2004, tepatnya pada peringkat ke-39. Hingga akhir 2025, peringkat Irak turun drastis ke posisi ke-58.

RD Kongo

Tim nasional Republik Demokratik Kongo dikenal sebagai RD Kongo oleh FIFA dan CAF. Tim ini mewakili Republik Demokratik Kongo di ajang sepak bola internasional dan diawasi oleh Federasi Sepak Bola Asosiasi Kongo. RD Kongo merupakan anggota FIFA dan Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF).

Leopards pernah menempati peringkat ke-28 FIFA pada 2017 dengan nama Zaire. Mereka merupakan tim Afrika Sub-Sahara pertama yang lolos ke Piala Dunia dan meraih dua gelar Piala Afrika. RD Kongo juga merupakan salah satu tim tersukses di Kejuaraan Bangsa Afrika dengan dua gelar setelah Maroko, yang meraih tiga gelar. Hingga saat ini, mereka bertengger di peringkat ke-56 FIFA.

RD Kongo pernah bertanding sebagai Kongo Belgia, Kongo-Kinshasa, dan Zaire. Mereka pernah bertanding di Piala Dunia 1974 saat masih bernama Zaire.

Jamaika

Jamaika baru sekali lolos ke Piala Dunia pada 1998. Mereka meraih kemenangan pertamanya di turnamen sepak bola empat tahunan itu saat berhadapan dengan Jepang dengan skor 2-1.

The Reggae Boyz 16 kali bertanding di ajang utama CONCACAF dan meraih dua kali runner-up di Piala Emas 2015 dan 2017. Mereka telah bertanding tiga kali di Liga A dan sekali di Liga B Liga Bangsa Zona CONCACAF dan berakhir dengan finis ketiga di putaran final 2024. Mereka juga tiga kali bertanding di Copa America pada 2015, 2016, dan 2024.

Jamaika juga berhasil meraih enam gelar Piala Karibia, yang diselenggarakan oleh CFU.

Suriname

Suriname telah mengikuti laga kualifikasi Piala Dunia sejak 1962, tetapi mereka tidak pernah sekalipun ke putaran final. Penampilan terkuat Suriname di kualifikasi Piala Dunia adalah perebutan posisi final di tahun 1978, saat mereka lolos ke putaran final babak penyisihan grup.

Pada tahun 2008, Suriname lolos ke babak penyisihan grup Kualifikasi Piala Dunia Zona CONCACAF meski hanya menurunkan pemain lokal. Dengan kemenangan dua leg atas Guyana, Suriname lolos ke putaran ketiga untuk melawan Haiti, Kosta Rika, dan El Salvador.

Lantaran terinspirasi dengan keberhasilan tim dengan kewarganegaraan ganda, khususnya Aljazair, Presiden SVB John Krishnadath mengizinkan tim nasional memberikan kewarganegaraan ganda bagi atlet dengan tujuan lolos ke putaran final Piala Dunia 2018.

Pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona CONCACAF, Suriname hadir sebagai salah satu tim dengan peringkat terendah di Grup A, tetapi mereka memimpin sebagian besar babak kualifikasi. Hasil bagus itu membuat Natio menjadi calon peserta Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Bolivia

Timnas Bolivia mewakili Bolivia di kancah sepak bola internasional sejak 1926 dan diawasi oleh Federasi Sepak Bola Bolivia. Mereka merupakan salah satu dari 10 anggota CONMEBOL.

Setelah sempat bertanding di Piala Dunia 1930 dan 1950, mereka baru sekali lolos pada edisi 1994, dimana mereka tersingkir dari babak penyisihan grup setelah hanya sekali mencetak gol. Sejak saat itu, La Verde tidak pernah lagi lolos ke Piala Dunia. Meski begitu, Bolivia meraih gelar juara Copa America 1963 di kandang dan finis sebagai runner-up di Copa America 1997 di lokasi yang sama.

Pada Copa America 2015 yang digelar di Chile, mereka lolos ke babak perempat final sejak 1997 setelah menang 3-2 atas Ekuador di babak 16 besar. Kemenangan ini juga sekaligus mengakhiri puasa kemenangan di Copa America sejak 28 Juni 1997, saat mereka berhasil menang 1-0 atas Meksiko di babak semifinal.

Kaledonia Baru

Tim nasional sepak bola pria Kaledonia Baru saat ini berada di bawah pengawasan Federasi Sepak Bola Kaledonia. Meski Les Cagous baru bergabung dengan FIFA pada 2004, mereka telah berpartisipasi di Piala Bangsa-Bangsa OFC. Mereka menjadi salah satu dari tim terkuat dari negara kecil setelah berhasil finis kedua pada edisi 2008 dan 2012, serta finis ketiga pada edisi 1973 dan 1980.

Hasil tersebut sempat membuat mereka naik ke peringkat ke-95 pada September 2008, dan menjadi wakil OFC keempat yang menembus peringkat 100 besar.

Turnamen Pacific Games yang menjadi laga Kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona CONCACAF, tim Kaledonia Baru berhasil lolos ke babak kedua, di mana Selandia Baru menghentikan langkah mereka dengan merebut juara pertama. Namun, Cagous berhasil finis di posisi kedua, unggul dari Fiji dan Vanuatu.

Pada Mei 2011, Cagous dua kali menjamu Reunion di Nouméa. Itu adalah pertandingan yang disebut sebagai laga persiapan untuk menjalani pertandingan antar pulau Samudra Hindia yang digelar di Seychelles. Tim Kaledonia Baru kalah dalam kedua pertandingan itu. Namun, beberapa bulan kemudian, Kaledonia Baru menang di babak final saat bertanding melawan Kepulauan Solomon dengan skor 2-0, setelah berhasil menang 3-1 atas Tahiti di Pacific Games 2011.

Pada Juni 2012 di turnamen Piala Negara OFC, Cagous berhasil mengalahkan Selandia Baru di babak semifinal dengan skor 2–0 berkat gol dari Bertrand Kai dan Georges Gope-Fenepej, tetapi mereka kalah 0-1 di babak final dari rivanya, Tahiti. Meski demikian, kompetisi yang menjadi pertandingan putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona CONCACAF. Kaledonia Baru,Tahiti, Selandia Baru, Kepulauan Solomon berhasil lolos ke babak berikutnya.

Turnamen Playoff UEFA Piala Dunia 2026 

Putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa (atau disebut sebagai Turnamen Playoff UEFA) diikuti oleh 16 wakil Eropa. Putaran ini akan menentukan empat tim Eropa yang akan bergabung dengan 12 juara grup di turnamen yang akan digelar di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko.

12 runner-up grup dari putaran sebelumnya akan berpartisipasi di babak playoff, bersama dengan empat tim berdasarkan pada peringkat resmi Liga Bangsa 2024-2025 Zona Eropa. Tim akan terbagi menjadi empat grup yang masing-masing berisi empat tim, dengan setiap grup playoff akan menjalani babak semifinal dua leg dan babak final satu leg. 12 pertandingan tersebut akan berlangsung pada 26 dan 31 Maret mendatang, bersamaan dengan penyelenggaraan Turnamen Playoff FIFA.

12 tim runner-up dari putaran pertama (penyisihan grup) akan bergabung dengan empat juara grup Nations League yang finis di luar dua besar grup mereka masing-masing, berdasarkan peringkat sementara Liga Bangsa 2024–2025. 16 tim akan dibagi menjadi empat grup yang masing-masing berisi empat tim. Setiap grup akan menghadirkan dua babak semifinal pada 26 Maret dan satu babak final pada 31 Maret 2026.

Di babak semifinal, jadwal pertandingan setiap grup akan diundi setelah babak pertama selesai menggunakan empat pot unggulan, dengan tim Pot 1 akan menjadi tuan rumah bagi tim Pot 4 dan tim Pot 2 akan menjadi tuan rumah bagi tim Pot 3. Tuan rumah setiap babak final grup akan ditentukan melalui undian antara dua lawan di babak semifinal. Pemenang babak final masing-masing empat jalur akan lolos ke Piala Dunia 2026 yang digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Babak playoff akan berjalan dengan sistem gugur. Jika skor imbang pada akhir waktu normal, pertandingan akan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu selama 30 menit, di mana setiap tim diperbolehkan melakukan pergantian keenam. Jika skor masih tetap imbang, pemenang akan ditentukan melalui adu penalti.

Profil Para Peserta Turnamen Playoff UEFA Piala Dunia 2026 

Dari jalur Kualifikasi Piala Dunia 2026 UEFA 

Slovakia

Timnas Slovakia mewakili Slovakia di ajang sepak bola pria dan diawasi oleh Asosiasi Sepakbola Slovakia, badan pengawas sepak bola di Slovakia. Venue kandang Slovakia berada di Stadion Tehelne pole yang terletak di Bratislava. Mereka bertanding dengan nama Cekoslovakia sebelum terpisah pada tahun 1993.

Sejak tahun 1993, Slovakia lolos di empat ajang sepak bola besar, yakni Piala Dunia 2010, Piala Eropa 2016, Piala Eropa 2020, dan Piala Eropa 2024. Slovakia lolos ke Piala Eropa usai juara grup di babak kualifikasi, di mana mereka maju dari babak penyisihan grup setelah menang 3-2 atas Italia. Namun, langkah mereka terhenti dan gagal lolos ke turnamen itu usai kalah 1-2 dari Belanda di fase gugur. Ini merupakan kali pertama Ceko bertanding di ajang sepak bola besar. Mereka selalu bertanding di Kualifikasi Piala Dunia sejak 1998 dan selalu bertanding di Kualifikasi Piala Eropa sejak 1996.

Slovakia tersingkir dari Piala Dunia 2006 setelah finis kedua grup. The Falcons imbang dari Spanyol di babak playoff dan kalah agregat 1-5 dan 1-1.

Kosovo

Tim nasional Kosovo mewakili Kosovo di kancah sepak bola pria dan diawasi oleh Federasi Sepak Bola Kosovo dan berada di bawah yurisdiksi FIFA secara global.

Kosovo mulai menjalani debut mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2018, dimana Kosovo berdampingan dengan Kroasia, FInlandia, Islandia, Turki, dan Ukraina. Dardanians menciptakan kejutan besar dengan menahan imbang tuan rumah Finlandia 1-1. Namun, mereka gagal total di laga-laga berikutnya dan hanya finis di posisi buncit grup.

Setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2018, Kosovo tampil di Liga Bangsa 2018-2019 dan berada di grup D bersama Azerbaijan, Kepulauan Faroe, dan Malta. Dardanians berhasil meraih juara grup dengan catatan tak terkalahkan dan berpeluang untuk lolos ke Piala Eropa untuk pertama kalinya.

Pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa, Kosovo berada di Grup B bersama dengan Georgia, Yunani, Spanyol, dan Swedia. Meski menunjukkan performa apiknya, Kosovo gagal lolos ke turnamen itu usai finis kedua Grup B.

Kini, mereka akan kembali berjuang untuk lolos ke Piala Dunia 2026 melalui turnamen playoff Zona Eropa yang akan berlangsung pada 26 dan 31 Maret mendatang.

Denmark

Tim nasional Denmark mewakili Denmark dan Greenland di ajang sepak bola pria dan diawasi oleh Asosiasi Sepak Bola Denmark. Venue kandang Danish Dynamite berada di Stadion Parken yang terletak di Osterbo, daerah Kopenhagen.

Denmark adalah juara ajang sepak bola Intercalated Games 1906 dan runner-up Olimpiade 1908 dan 1912. Namun, De Red-Hvide harus menantikan momen untuk lolos ke Piala Dunia hingga 1986. Sebabnya, para pemain Denmark yang bermain di klub-klub asing belum mencapai level sebagai pemain profesional dan masih berstatus sebagai pemain amatir.

Meski demikian, Denmark masih kompetitif di turnamen internasional. Momen yang paling menonjol bagi Danish Dynamite adalah raihan gelar juara Piala Eropa 1992 setelah mengalahkan Belanda dan Jerman di babak semifinal dan final. Mereka juga berhasil juara Piala King Fahd 1995 usai mengalahkan Argentina di babak final.

Hasil terbaik Denmark di Piala Dunia adalah lolos ke perempat final pada edisi 1998, dimana mereka kalah 2-3 dari Brasil. Mereka juga berhasil lolos ke babak 16 besar di Piala Dunia 1986, 2002, dan 2018.

Ukraina

Tim nasional Ukraina mewakili Ukraina di ajang sepak bola pria dan diawasi oleh Asosiasi Sepakbola Ukraina. Venue kandang milik The Blue And Yellow adalah di Stadion Olimpiyskiy, Kiev. Ukraina sudah menjadi anggota UEFA dan FIFA sejak 1992.

Pasca pemulihan kemerdekaan Ukraina, mereka menjalani laga perdana pada 29 April 1992 melawan Hongaria. Pada musim debutnya di ajang sepak bola besar, The Blue and Yellow berhasil lolos ke perempat final Piala Dunia 2006. Selain Rusia dan Uzbekistan, Ukraina merupakan satu-satunya negara pasca-Soviet yang lolos ke putaran final Piala Dunia.

Sebagai tim tuan rumah, Ukraina lolos otomatis ke Piala Eropa 2012. Empat tahun kemudian, Ukraina finis ketiga dan berhak lolos ke Piala Eropa 2016. Ukraina gagal lolos ke Piala Dunia 1998, 2002, 2010, 2014, dan 2022.

Performa terbaik Ukraina di Piala Dunia adalah pada edisi 2006, di mana mereka lolos ke perempat final untuk pertama kalinya.

Turki

Tim nasional Turki dikenal sebagai Turkiye oleh FIFA dan UEFA. Mereka berada dalam pengawasan dari Federasi Sepak Bola Turki, yang didirikan pada 1923. Turki telah menjadi anggota FIFA sejak 1923 dan UEFA sejak 1962.

The Crescent Stars, julukan timnas Turkiye, menjalani laga resminya pada 1923 dan mewakili negara di ajang besar sejak debut perdananya pada Olimpiade 1924. Mereka sudah enam kali ikut Olimpiade (1924, 1928, 1936, 1948, 1952, dan 1960) dan dua kali lolos ke perempat final pada 1948 dan 1952.

Turki pernah mencapai prestasi lumayan tinggi di Piala Dunia, yakni finis ketiga di Piala Dunia 2002. Sebelumnya, mereka sudah dua kali lolos ke ajang sepak bola empat tahunan tersebut pada 1950 dan 1954.

Republik Irlandia

Tim nasional Republik Irlandia mewakili Republik Irlandia di ajang sepak bola pria dan diawasi oleh Asosiasi Sepakbola Irlandia.

Republik Irlandia menjalani debut perdananya pada Olimpiade 1924 dan lolos ke babak perempat final. Pada 1924 hingga 1936, mereka bertanding sebagai Negeri Bebas Irlandia. Hingga tahun 1950, FAI menyebutnya sebagai Eire atau Irlandia.

Di bawah asuhan Jack Charlton, The Boys In Green menjalani era terbaik mereka dengan meraih peringkat keenam FIFA pada Agustus 1993. Mereka lolos ke babak perempat final Piala Dunia 1990 dan lolos ke babak 16 besar di Piala Dunia 1994.

Pada Piala Dunia 2002, Mick McCarthy hadir sebagai pelatih baru Republik Irlandia. Ia berhasil membawa timnya lolos ke turnamen pada saat itu. Sejak saat itu, mereka tidak sekalipun lolos ke Piala Dunia. Republik Irlandia bertekad untuk mengakhiri penantian 24 tahun tersebut dengan meraih kemenangan di turnamen playoff Piala Dunia 2026 yang digelar akhir Maret mendatang.

Venue kandang Republik Irlandia adalah Stadion Aviva yang terletak di kota Dublin. Warna tradisional dari The Boys In Green adalah jersey hijau dan celana putih.

Saat ini, Heimir Hallgrimsson menjabat sebagai pelatih utama timnas Republik Irlandia. Sedangkan Nathan Collins ditunjuk sebagai kapten Republik Irlandia sejak 2025 lalu.

Polandia

Tim nasional Polandia mewakili Polandia di ajang sepak bola pria sejak 1921. Mereka berada di bawah pengawasan Asosiasi Sepak Bola Polandia. Mereka memiliki julukan “The White-Reds” dan “The Eagles”, yang menampilkan elang putih pada latar belakang merah. Mereka berada di peringkat 5 besar FIFA pada 2017. Venue kandang Polandia adalah Stadion Nasional Kazimierz Gorski, yang terletak di Warsawa.

Polandia sudah sembilan kali tampil di Piala Dunia. Mereka tampil pertama kali di turnamen sepak bola empat tahunan itu pada 1938, di mana mereka kalah dari Brasil. Hasil terbaik The White-Reds di Piala Dunia adalah finis ketiga pada edisi 1974 dan 1982. Sejak saat itu, hasil terbaik yang diraih oleh Polandia adalah lolos ke babak 16 besar di Piala Dunia 2022.

Bosnia-Herzegovina

Tim nasional Bosnia dan Herzegovina mewakili Bosnia dan Herzegovina di ajang sepak bola pria dan diawasi oleh Asosiasi Sepakbola Bosnia dan Herzegovina. Hingga tahun 1992, para pemain Bosnia membela Yugoslavia.

Hasil terbaik yang diraih oleh Golden Lilies adalah lolos ke Piala Dunia 2014 sebagai pemenang grup di babak kualifikasi. Akan tetapi, mereka tersingkir setelah menang atas Iran dan kalah dari Argentina dan kalah skor dari Nigeria di babak penyisihan grup. 

Bosnia dan Herzegovina tidak pernah bertanding di Piala Eropa. Hingga saat ini, The Dragons bertengger di peringkat ke-71 FIFA. 

Kapten Bosnia saat ini, Edin Dzeko, merupakan pemain yang sudah malang melintang di berbagai liga elit Eropa. Di usia yang mendekati 40 tahun, dirinya masih menjadi andalan negaranya hingga saat ini. Ada kemungkinan Piala Dunia 2026 akan menjadi tugas internasional terakhir pemain Fiorentina ini. 

Italia

Tim nasional Italia mewakili Italia di ajang sepakbola pria sejak 1910 dan diawasi oleh Federasi Sepakbola Italia. Mereka menjalani beberapa laga kandang di sejumlah stadion yang terletak di Italia. Markas teknis dan tempat latihan, Centro Tecnico Federale di Coverciano, terletak di kota Florence.

Italia merupakan salah satu tim tersukses di kancah internasional dengan empat gelar juara Piala Dunia (1934, 1938, 1982, 2006). Mereka dua kali lolos ke babak final (1970, 1994), finis ketiga pada 1990, dan finis keempat pada 1978. Italia juga meraih dua gelar Piala Eropa 1968 dan 2020 dan dua kali lolos ke babak final Piala Eropa 2000 dan 2012.

Namun, setelah berbagai prestasi gemilang sepak bola Italia mulai mengalami penurunan performa. Bahkan, Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022 akibat performa dan hasil buruk selama babak kualifikasi.

Saat ini Italia sedang berjuang untuk bangkit dari keterpurukan guna mengakhiri rekor buruk tersebut melalui turnamen playoff Zona Eropa yang digelar akhir Maret mendatang di Amerika. 

Wales

Timnas Wales mewakili Wales di ajang sepakbola pria dan diawasi oleh Asosiasi Sepak Bola Wales. Mereka merupakan anggota FIFA sejak 1946 dan anggota UEFA sejak 1954.

Wales dua kali lolos ke Piala Dunia pada 1958 dan 2022. Pada edisi 1958, The Dragons, julukan skuad Wales, lolos ke babak perempat final dan tersingkir usai kalah dari Brasil. Mereka harus menunggu 58 tahun sebelum lolos ke turnamen besar pada Piala Eropa 2016, di mana mereka lolos ke babak semifinal dan kalah dari Portugal. Hasil ini membuat The Dragons melompat tinggi ke peringkat 8 FIFA dari peringkat terendah sepanjang sejarah, yaitu peringkat 117.  

Hebatnya, pencapaian ini ditorehkan Wales dalam waktu empat tahun, mulai Agustus 2011 sampai Oktober 2015. Prestasi lainnya yang berhasil dicapai Wales adalah finis di babak 16 besar Euro 2020. Akan tetapi, hasil ini dicapai di masa puncak pemain andalan Wales, Gareth Bale. Entah siapa pemain Wales saat ini yang mampu meneruskan apa yang sudah dicapainya. 

Albania

Timnas Albania mewakili Albania di ajang sepakbola pria dan diawasi oleh Federasi Sepak Bola Albania. Warna tim memiliki dua simbol nasional, yakni elang berkepala dua dan dua warna dari negara ini. Julukan untuk Albania adalah The Red and Blacks.

Albania pernah mencetak gelar juara Piala Balkan 1946 dan juara Turnamen Internasional Malta 2000. Walaupun tidak sekalipun tampil di Piala Dunia, tetapi mereka dua kali lolos ke Piala Eropa pada 2016 dan 2024. The Red and Blacks belum pernah tampil di Liga Bangsa UEFA sejak 2018. 

Para pengamat menilai, lolosnya Albania ke Piala Eropa 2016 adalah ‘hadiah’ akibat insiden yang terjadi di laga Serbia versus Albania pada 14 Oktober 2014. Laga yang diadakan di Stadion Partizan, Belgrade, Serbia, berakhir ricuh setelah sebuah drone masuk ke lapangan dengan membawa bendera Albania. Para fans Serbia murka dan menyerang para pemain Albania 

Akibat insiden itu, laga dihentikan dan Serbia dikenai hukuman pengurangan poin. Albania dinyatakan sebagai pemenang laga itu dengan skor 3-0. 

Hingga saat ini, Albania berada di peringkat 63 FIFA. 

Republik Ceko

Tim nasional Republik Ceko mewakili Republik Ceko di ajang sepakbola pria dan diawasi oleh Asosiasi Sepak Bola Republik Ceko. Secara historis, Repre (julukan timnas Ceko)  berpartisipasi di ajang FIFA dan UEFA sebagai Bohemia dan Cekoslovakia.

Akibat pembubaran Cekoslowakia, Republik Ceko menjalani debut perdananya pada Piala Eropa 1996 dan selalu terlihat di Piala Eropa. Dalam laga internasional pertamanya di Piala Eropa 1996, Republik Ceko berhasil maju hingga babak final walaupun kalah 1-2 melawan Jerman. 

2002-2003 merupakan masa keemasan sepak bola Ceko yang dikenal lewat nama-nama seperti Pavel Nedved, Milan Baros, Tomas Rosicky, Jan Koller, Marek Jankulovski, dan Tomas Galasek. Di era inilah publik mengenal Petr Cech, yang sampai saat ini tercatat sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia.  

Hingga saat ini, mereka baru satu kali lolos Piala Dunia, yaitu pada edisi 2006. Skuad berjuluk Narod’ak itu berada di peringkat ke-44 FIFA.

Dari jalur Liga Bangsa (Nations League) UEFA

Rumania

Timnas Rumania mewakili Rumania di ajang sepak bola pria dan diawasi oleh Federasi Sepakbola Rumania. Venue kandang milik skuad berjuluk Tricolorii tersebut adalah Stadion Arena Nationala yang terletak di Bukarest.

Rumania tujuh kali tampil di Piala Dunia dan merupakan salah satu dari empat wakil Eropa yang bertanding di Piala Dunia 1930. Setelah menghadapi masa sulit akibat Perang Dunia II, Tricolorii kembali tampil di Piala Dunia pada edisi 1970. Mereka menjalani performa terbaiknya pada 1990-an, dimana mereka tampil di Piala Dunia 1990, 1994, dan 1998.

Pencapaian terbaik Rumania adalah lolos ke babak perempat final Piala Dunia 1994, dimana mereka harus menghentikan langkahnya usai kalah dari Swedia pada adu penalti.

Selain tampil di Piala Dunia, Rumania juga enam kali tampil di Piala Eropa. Pencapaian terbaiknya diraih pada Piala Eropa 2000, di mana mereka lolos fase gugur dari grup neraka yang terdiri dari Jerman, Portugal, dan Inggris serta tersingkir di babak perempat final usai kalah dari Italia.

Hingga saat ini, Rumania berada di peringkat ke-47 FIFA dengan total 1465,78 poin.

Swedia

Tim nasional Swedia mewakili Swedia di ajang sepakbola pria dan diawasi oleh Asosiasi Sepak Bola Swedia. Venue kandang mereka adalah Stadion Nationalarenan yang terletak di Solna. Pada tahun 1945 hingga akhir 1950-an, Blagult sempat menjadi salah satu wakil Eropa terbaik.

Swedia 12 kali tampil di Piala Dunia dan tujuh kali tampil di Piala Eropa. Mereka finis sebagai runner-up Piala Dunia 1958 yang digelar di kandang, dan finis ketiga di Piala Dunia 1950 dan 1994. Pencapaian pada Piala Dunia 1994 membuat Swedia bertengger di peringkat 2 FIFA selama satu bulan di tahun itu. 

Pencapaian lain yang diraih Swedia di luar Piala Dunia adalah raihan medali emas di Olimpiade 1948 dan raihan medali perunggu di Olimpiade 1924 dan 1952. Mereka juga berhasil lolos ke babak semifinal Piala Eropa 1992 yang digelar di kandang sendiri.

Swedia sempat menjadi favorit juara selama Piala Dunia 2002, di saat mereka tak terkalahkan di fase penyisihan grup, di era kejayan Zlatan Ibrahimovic. Sekitar 20 tahun kemudian, sepak bola Swedia berangsur-angsur menurun, bahkan gagal lolos babak kualifikasi Euro 2024. 

Saat ini, Swedia menduduki peringkat ke-43 FIFA dengan total 1487,13 poin.

Makedonia Utara

Timnas Makedonia Utara mewakili Makedonia Utara di ajang sepakbola pria dan berada dalam pengawasan oleh Federasi Sepakbola Makedonia. Risovi, julukan timnas Makedonia Utara, menjalani laga-laga kandang mereka di Stadion Tose Proeski National Arena, Skopje.

Pencapaian terbaik Makedonia Utara adalah berhasil lolos ke Piala Eropa 2020 dan lolos ke putaran final playoff Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Jerman dan Italia.

Hingga saat ini, Makedonia Utara berada di peringkat ke-66 FIFA dengan total 1378,57 poin.

Irlandia Utara

Timnas Irlandia Utara mewakili Irlandia Utara di ajang sepakbola pria dan berada di bawah pengawasan Asosiasi Sepak Bola Irlandia.

Meski merupakan bagian dari Inggris, Irlandia Utara selalu mewakili tim perwakilan yang bertanding di turnamen besar. Mereka tiga kali bertanding di Piala Dunia, dengan lolos ke babak perempat final pada edisi 1958 dan 1982.

Norn Iron, julukan skuad Irlandia Utara, menjadi tim dari negara dengan luas wilayah terkecil yang lolos ke putaran final Piala Dunia dari penampilan perdananya pada 1958 hingga 2006. 1986 menjadi terakhir kali Irlandia Utara lolos ke turnamen sepakbola empat tahunan itu. Saat ini, mereka bertengger di peringkat ke-69 FIFA dengan total 1366,02 poin.
Siapakah di antara mereka yang akan berhasil lolos ke Piala Dunia 2026? Cek jadwal turnamen Playoff Piala Dunia 2026 sebagai acuan analisa Anda.

Mainkan Taruhan Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Sekarang!

Berita Terbaru