Bintang Arsenal Tak Yakin Bisa Gabung Skuad Piala Dunia 2026 

Bintang Arsenal Tak Yakin Bisa Gabung Skuad Piala Dunia 2026

Penyerang Arsenal, Gabriel Jesus, memberikan penilaian ​​tentang posisinya di kancah internasional terkait perjuangannya mengamankan tempat di skuad Brasil pada Piala Dunia 2026. Pesepakbola 28 tahun itu mengaku bahwa kurangnya waktu tanding di Stadion Emirates mempersulit jalannya untuk kembali ke Selecao.

Jesus menghadapi tantangan berat untuk merebut kembali posisinya di timnas Brasil usai mengalami masa sulit di London. Cedera kembali menghambat perjalanannya, sehingga mantan pemain Manchester City ini kesulitan mencari ritme permainan dan hanya bertanding dalam beberapa menit saja. Dengan hanya tujuh kali menjadi starter dari 24 laga sejauh musim ini, catatan kontribusi lima gol dan dua assist membuatnya tersingkir dari susunan pemain inti Mikel Arteta.

Jesus berterus terang ​​tentang pengaruh performanya di klub terhadap aspirasinya di timnas Brasil. “Saya belum bertanding membela klub saya karena ada pemain lain yang bertanding, mencetak gol, dan tampil bagus. Tapi saya juga percaya diri,pada kemampuan saya dan apa yang bisa saya tunjukkan,” jelasnya.

Perebutan tempat di lini serang Brasil semakin ketat, terutama dengan kemajuan skuad Samba di bawah asuhan Carlo Ancelotti. Jesus mengaku bahwa hingga saat ini ia berada di belakang beberapa nama lain dalam urutan prioritas. Namun, Jesus menegaskan dirinya masih merupakan pilihan yang layak bagi juara dunia lima kali tersebut. Ia tetap optimis bahwa performa yang kuat di akhir musim dapat mengubah narasi tentang kehadirannya di Piala Dunia 2026 format baru

“Saya yakin sampai akhir. Jika ada peluang, nama saya akan ada dalam radar. Tentu saja, saya harus sering bertanding membela klub supaya bisa mengamankan tempat di tim itu,” kata sang penyerang tersebut. Ia juga menunjukkan rasa hormat kepada mereka yang saat ini lebih diprioritaskan Ancelotti. “Saya tahu ada beberapa nama di depan saya. Namun, jika ada kesempatan, saya rasa nama saya ada dalam radar,” tambahnya.

Seiring berjalannya karir, Jesus telah memenuhi segala ekspektasi publik tentang penyerang tengah Brasil. Selama awal karirnya bersama Selecao, ia sering dipuji karena kerja kerasnya. Namun, ia justru dikritik karena jarang mencetak gol di turnamen besar. Ini adalah persepsi yang ingin ia ubah dengan fokus pada penyelesaian akhir dari kontribusi defensif atau permainan umpan balik.

Setelah tampil di Piala Dunia 2018 dan 2022, Jesus percaya bahwa pengalamannya tetap menjadi keuntungan besar. Terlebih lagi, kemampuannya untuk bertanding di lini depan memberikan fleksibilitas taktis yang dapat menarik perhatian bagi staf pelatih. Di Arsenal, ia sering bertanding sebagai penyerang sayap, peran yang ia anggap nyaman di level internasional untuk membantu tim menyeimbangkan ancaman serangannya.

“Saya punya kemampuan untuk mencetak gol, menciptakan peluang, memberikan assist, dan membuka ruang. Saya juga bisa bertanding di sayap, dan hal itu dapat membantu saya,” kata Jesus. 
Mampukah Jesus mendapat peluang untuk berkiprah di padatnya jadwal Piala Dunia 2026? Kita lihat saja.

Mainkan Taruhan Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Sekarang!

Berita Terbaru